
Banyak orang bilang kalau jalan-jalan di Sapporo seperti hidup di sebuah film. Ketika turis baru sampai di sana, udara dingin langsung bisa terasa di wajah. Hal ini semakin memperkuat kesan pertama yang sulit dilupakan karena tata kota yang sangat rapi. Bukan cuma itu, Anda juga bisa melihat suasana yang tenang, tapi juga hidup. Berbagai hal tersebut menjadi alasan di balik kesan pertama yang kuat.
Namun, banyak calon wisatawan belum mengetahui cara berlibur ke kota ini secara maksimal. Di banyak kasus, turis sering kurang paham cara menuju ke daerah ini, tempat menginap yang cocok, dan masih banyak lagi. Jika pembaca juga punya masalah-masalah tersebut, tidak perlu lagi khawatir. Artikel yang Anda baca akan memberikan semua informasi penting untuk menyelesaikan isu-isu yang sering dialami pengunjung.
Di mana letak Kota Sapporo?
Sapporo terletak di barat daya Pulau Hokkaido, bagian utara Jepang. Jika dilihat dari peta, bisa dilihat kalau lokasinya agak jauh dari kota ramai seperti Tokyo dan Osaka. nilah salah satu alasan mengapa wisatawan dapat merasakan suasana yang tenang di kota ini. Mereka bisa langsung melihat bahwa wilayah ini tidak terlalu padat. Jadi, pengalaman jalan-jalan yang didapatkan terasa lebih santai.
Saat berwisata ke sana, ada empat musim yang memiliki ciri khas masing-masing. Musim dinginnya sendiri terkenal dengan suhu yang sangat rendah. Selain itu, wisatawan juga perlu bersiap menghadapi hujan salju yang cukup ekstrem. Sebaliknya, musim panas membuat cuaca jadi agak lembap dan terasa hangat. Di tengah kedua musim tersebut, ada musim semi dan gugur yang membuat suasana lebih indah. Ini terjadi karena warna daun dan bunga perlahan berganti pada periode tersebut.
Pembaca bisa melihat kalau tiap musim menawarkan pengalaman wisata yang berbeda. Perlu diingat bahwa tidak ada satu waktu yang cocok bagi semua orang. Maka, memilih waktu yang terbaik untuk datang ke Sapporo tergantung pada preferensi Anda. Contohnya yaitu wisatawan yang mau menikmati suasana salju yang ikonik akan sangat cocok untuk berkunjung pada musim dingin. Tapi, orang yang tidak suka ekstremnya suhu dingin lebih cocok untuk berkunjung di musim panas.
Tempat wisata yang tidak boleh dilewatkan
Sebagai salah satu kota paling besar di Pulau Hokkaido, pengalaman wisata bagi turis akan terasa sangat berwarna. Ini terjadi karena indahnya alam di sana bukan satu-satunya daya tarik untuk dinikmati. Ada juga nilai sejarah dan budaya yang dalam untuk wisatawan ketahui selama melakukan kunjungan. Hal ini jadi alasan kenapa Anda tidak akan merasa bosan ketika menghabiskan waktu selama jalan-jalan.
Namun, banyaknya pilihan pengalaman juga dapat membingungkan wisatawan. Hal tersebut juga bisa membawa masalah kecil. Ketika pembaca melihat tempat wisata terbaik di Sapporo di internet, Anda akan langsung disediakan banyak opsi. Keadaan ini bisa membuat calon turis jadi bingung untuk memilih destinasi yang harus dipilih. Karena itu, segmen ini hanya akan menjelaskan beberapa lokasi terbaik bagi pengunjung.
Odori Park
Kalau datang ke suatu taman, kemungkinan besar lokasinya berada di pinggir daerah. Tapi, hal tersebut tidak terjadi di Odori Park. Taman ini terletak di pusat kota dan mudah diakses oleh wisatawan. Keunikan lokasi ini membuatnya menjadi ruang hijau yang ideal untuk beristirahat sejenak. Warga lokal biasanya menikmati waktu di taman ini dengan bersantai. Banyak dari mereka yang berjalan kaki sambil menikmati area hijau yang luas.
Sapporo Clock Tower
Bangunan ini jadi salah satu simbol paling terkenal yang tidak boleh Anda lewatkan. Keunikan bangunan ini terletak pada gaya arsitekturnya. Arsitekturnya sendiri terlihat cukup sederhana, tapi memiliki sentuhan Eropa klasik. Bukan cuma itu, lokasinya yang berada di tengah banyak bangunan kantor modern membuatnya mudah menarik perhatian siapa pun yang lewat. Tidak heran jika tempat ini sering dikunjungi wisatawan untuk berfoto.
Susukino
Susukino sendiri akan sangat cocok bagi pembaca yang suka dengan suasana ramai dan hidup. Alasannya adalah karena destinasi ini menjadi tempat hiburan utama di Sapporo. Hal ini terutama terjadi saat malam. Anda bisa jalan-jalan melewati toko dengan lampu neon dan papan iklan yang terang. Suasana semakin lengkap dengan adanya jajanan khas di pinggir jalan. Pengunjung jadi bisa berhenti sejenak untuk mencoba masakan atau minuman yang lezat.
Mount Moiwa
Jika wisatawan ingin melihat indahnya pemandangan kota dari ketinggian, maka Mount Moiwa harus didatangi. Anda dapat menikmati pemandangan luas. Pengunjung bisa dengan mudah melihat jelasnya campuran area perkotaan dengan bentang alam di sekitarnya. Tidak berhenti di situ, hal ini akan semakin dramatis di malam hari. Pembaca bisa melihat warna-warni lampu yang membuat suasana semakin indah.
Historic Village of Hokkaido
Saat datang ke destinasi ini, wisatawan akan memiliki rasa seperti kembali ke masa lalu. Hal ini terjadi karena kawasan ini memiliki banyak bangunan tradisional yang masih terawat. Historic Village of Hokkaido sendiri punya konsep sebagai museum terbuka. Konsep ini membuat pengalaman di sini cukup berbeda dari museum lain yang biasanya berada di ruang tertutup. Ketika di sana, pengunjung bisa melihat sejarah perkembangan Sapporo dan Hokkaido dari waktu ke waktu.
Cara menuju Sapporo dari Tokyo
Ketika ingin datang ke Jepang, wisatawan internasional biasanya datang ke Tokyo terlebih dahulu. Hal ini terjadi karena bandara Tokyo, yaitu Narita atau Haneda Airport sendiri biasanya menjadi gerbang pertama bagi turis. Setelah tiba di sana, tidak sedikit orang yang bingung bagaimana caranya berpindah tempat ke kota lain. Kebingungan ini sering terjadi karena minimnya persiapan dan juga riset yang dilakukan.
Tapi, Anda sudah tidak perlu lagi takut akan masalah ini. Segmen ini akan menjelaskan semua opsi transportasi yang tersedia dari Tokyo ke Sapporo. Perlu diketahui bahwa tidak ada satu opsi yang cocok bagi semua orang. Hal ini terjadi karena setiap pilihan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi, penting bagi pembaca untuk menyesuaikan pilihan transportasi dengan anggaran dan juga ketersediaan waktu.
Pesawat
Naik pesawat menjadi opsi paling populer yang dipilih oleh banyak pendatang. Bagi yang belum pernah bepergian ke Jepang, perlu diketahui kalau waktu tempuh ke New Chitose Airport di Sapporo yaitu 1,5 jam. Durasi ini tentu terasa sangat singkat. Jadi, tidak heran kalau banyak orang memilihnya karena menjadi opsi yang paling cepat. Manfaat ini akan sangat cocok untuk pengunjung dengan waktu libur yang sedikit. Namun, perlu diingat bahwa harga tiket dapat meningkat saat musim liburan.
Shinkansen
Shinkansen sendiri adalah kereta antarkota dengan kecepatan tinggi. Meski kecepatannya cukup tinggi, durasinya tentu masih lebih lama dibandingkan dengan naik pesawat. Total waktu di jalan sendiri bisa memakan 7 sampai 8 jam. Meski demikian, tempat duduk di Shinkansen dikenal sangat nyaman. Hal ini membuat pengalaman duduk yang lama jadi lebih nyaman. Pembaca perlu ingat untuk menggunakan tiket khusus seperti Japan Rail Pass agar harganya tidak terlalu mahal.
Kapal ferry
Bagi pembaca yang ingin pengalaman lebih pelan dan santai, maka naik kapal ferry bisa jadi opsi yang menarik. Perjalanan biasanya dimulai dari Tokyo menuju Oarai Port yang terhubung ke Pulau Hokkaido. Setelah itu, Anda akan melanjutkan perjalanan ke Tomakomai Port. Setibanya di sana, wisatawan harus melalui perjalanan darat untuk mencapai Sapporo. Total durasi waktunya sendiri berkisar 18 sampai 24 jam, tergantung kondisi cuaca.
Menggabungkan berbagai pilihan transportasi
Kalau ingin pengalaman menjadi lebih unik, maka memakai beberapa moda transportasi perlu dipertimbangkan. Pengunjung biasanya menggabungkan opsi naik pesawat dan kereta Shinkansen. Hal ini biasa dipilih karena Anda akan tetap bisa melihat pemandangan darat yang berubah-ubah dari kereta. Tapi, pembaca juga tidak kehilangan waktu terlalu banyak karena juga menggunakan pesawat. Meski menarik, mengatur jadwal antar opsi transportasi juga membutuhkan perencanaan yang lebih detail. Ini penting dilakukan agar perpindahannya terjadi secara mulus.
Opsi tempat menginap yang tersedia
Banyak orang melakukan kesalahan dengan berpikir akomodasi hanyalah tempat untuk tidur. Memiliki pandangan seperti ini membuat mereka memilih tempat dengan asal-asalan di Sapporo. Dampaknya adalah pengalaman berwisata jadi terasa sangat tidak nyaman. Bukan cuma itu, waktu istirahat menjadi kurang optimal. Ketika ini terjadi, tubuh jadi lebih mudah lelah dan lebih rentan terkena penyakit. Anda tentu ingin menghindari keduanya di tiap waktu.
Karena itu, memilih tempat menginap yang tepat menjadi salah satu langkah paling penting untuk dilakukan. Kabar baiknya adalah ada banyak tipe akomodasi untuk dipilih bagi pendatang. Meski opsinya variatif, perlu dicatat kalau tiap opsi ada kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Dengan memahami hal ini, wisatawan dapat memilih akomodasi yang sesuai dengan preferensi masing-masing.
Hotel
Sudah jadi pengetahuan umum kalau hotel adalah opsi paling ideal bagi wisatawan. Hal ini benar adanya apalagi bagi turis internasional di Sapporo. Rasa nyaman dan mudah bisa langsung dirasakan oleh Anda. Akan ada layanan kamar, AC, dan masih banyak fasilitas. Semua manfaat ini tentunya tidak datang dengan harga murah. Pembaca harus siap-siap membayar lebih mahal jika mau menginap di hotel. Karena itu, pastikan anggaran yang dipunya mencukupi.
Hostel
Fakta unik untuk diketahui yaitu backpacker dan solo traveller sangat suka menginap di hostel. Ini terjadi karena hostel punya harga inap jauh lebih murah dari hotel. Anda tapi harus ingat kalau opsi ini sering mengharuskan pelanggan untuk membagi kamar satu sama lain. Jadi, akan ada kemungkinan bagi pembaca untuk tinggal di satu kamar dengan orang asing. Meski terdengar seperti mengurangi privasi, ini juga kesempatan untuk menambah relasi sesama turis.
Capsule hotel
Wisatawan yang mau tahu rasanya pengalaman menginap unik harus mencoba capsule hotel. Sesuai dengan namanya sendiri, Anda akan tinggal di kamar dengan bentuk kapsul kecil. Di dalamnya, akan ada beberapa fasilitas seperti TV, kaca rias, dan bahkan AC. Meski terdengar cukup unik, menginap di hotel kapsul Sapporo bukanlah untuk semua orang. Hal ini terutama berlaku bagi pembaca yang tidak menyukai tinggal di ruangan sempit.
Homestay
Homestay sendiri biasanya membuat pelanggan tinggal di rumah-rumah warga setempat. Karena tempat ini dimiliki warga lokal Sapporo, pengalaman tinggal di sini jadi terasa lebih personal. Tamu biasanya bisa melihat aktivitas sehari-hari warga yang tinggal di sekitar. Manfaat ini cocok bagi pengunjung yang ingin berbaur lebih dekat dengan masyarakat. Tapi, perlu juga dicatat kalau fasilitas di homestay sangat bervariasi. Itulah kenapa penting bagi Anda untuk membaca fasilitas yang ada dengan detail sebelum memesan.
Cara beretika sebagai wisatawan
Sebelum membuat keputusan untuk pergi ke Jepang, Anda harus tahu kalau budaya di sana sangat memandang tinggi kesopanan. Bukan cuma itu, warga lokal juga sangat memperhatikan keteraturan. Kedua hal ini jadi alasan kenapa pembaca harus tahu cara beretika yang layak selama berkunjung. Tahu akan topik ini bukan cuma sebagai cara untuk menunjukkan hormat. Tapi, pengalaman juga dibuat minim dari konflik kecil dengan tips ini:
- Menjaga nada suara tetap rendah saat bicara di tempat umum
- Selalu antri dengan tertib
- Memberikan ruang bagi orang lain di transportasi umum
- Menjaga kebersihan selama jalan-jalan di Sapporo
Rasakan pengalaman libur yang seru ke Jepang bersama Sentosa Wisata
Setelah dibaca sampai titik ini, bisa dilihat kalau Sapporo adalah salah satu kota paling spesial. Meski tidak seterkenal daerah lain, pengalaman di sini tetap susah dilupakan. Anda bisa merasakan campuran keindahan alam, sejarah, dan budaya menjadi satu. Artikel ini sendiri sudah mengajarkan pembaca cara berlibur dengan maksimal ke kota ini. Sekarang, Anda hanya perlu mewujudkan rencana liburan ke Jepang.
Jika ingin memiliki pengalaman liburan yang seru ke Jepang, Sentosa Wisata siap membantu Anda. Pembaca tidak hanya akan bisa mengunjungi tempat-tempat menarik di sekitar Hokkaido. Tapi, Anda juga bisa datang ke Gunung Fuji, Osaka, Tokyo, dan masih banyak lokasi lain. Semua ini dibuat semakin praktis dengan banyaknya paket yang bisa dipilih. Hal ini membuat pembaca lebih mudah memilih paket yang sesuai anggaran. Anda hanya perlu mengunjungi website dan memesan paket tur yang paling sesuai sekarang.


