
Banyak orang pasti sudah pernah lihat seindah apa bunga sakura Jepang di media sosial. Gambarnya biasanya menampilkan lorong panjang yang dipenuhi bunga pink di sepanjang jalan setapak. Gambar ini terasa lebih magis jika Anda datang langsung ke sana. Ada bau khas yang menarik perhatian tiap orang. Semua hal tersebut jadi alasan kenapa bukan cuma mata yang dimanjakan, melainkan semua indra.
Setelah melihat gambar sakura di internet, orang-orang biasanya punya satu pertanyaan. Banyak orang punya rasa penasaran gimana caranya agar bisa melihatnya secara langsung. Hal ini membuat mereka bukan hanya ingin tahu kapan bunga ini mekar. Tapi, calon turis juga penasaran tempat yang pas untuk melihatnya dan informasi-informasi lain. Kalau Anda juga memiliki perasaan ini, sudah tidak perlu ada rasa khawatir lagi. Artikel ini akan membahas segala fakta penting agar pembaca bisa melihat pemandangan bunga ini secara langsung.
Bunga sakura Jepang mekar pada bulan apa?
Bunga sakura Jepang biasanya mekar dari bulan Maret sampai awal Mei. Satu fakta untuk diingat yaitu tidak semua tempat punya waktu mekar yang sama. Ini terjadi karena tiap wilayah punya iklim masing-masing. Contoh simpelnya yaitu daerah selatan seperti Okinawa normalnya punya periode mekar lebih awal. Turis sudah mulai datang ke tempat ini bahkan sejak akhir Februari dan terus berlangsung sampai Maret.
Kalau bicara lebih tentang aspek iklim, maka ada dua faktor yang memiliki efek besar ke waktu mekar. Keduanya yaitu variasi suhu dan curah hujan di masing-masing daerah. Perlu Anda tahu kalau pohon sakura sendiri sangat sensitif pada rendah atau tingginya suhu. Hal ini terutama terjadi saat musim dingin telah selesai di Jepang. Saat suhu mulai naik, kuncup bunga sudah mengembang dan mulai bersiap untuk mekar. Proses ini tentu tidak selalu terjadi dengan mulus. Kalau suhu tiba-tiba jadi turun atau dingin, proses mengembangnya akan menjadi lebih lama.
Kabar baiknya adalah turis tidak perlu lagi menebak-nebak kapan bunga sakura Jepang mekar. Ini terjadi karena Badan Meteorologi Jepang merilis “sakura forecast” tiap tahun. Isinya yaitu prediksi kapan bunga ini mencapai puncak periode mekar di setiap kota. Informasi ini membuat Anda jadi lebih mudah untuk membuat rencana tentang waktu untuk berkunjung. Hasilnya adalah wisatawan tidak perlu merasa terburu-buru saat mau memesan hotel, tiket pesawat, dan lain-lain.
Tempat-tempat terbaik untuk melihat bunga sakura Jepang
Selain tahu kapan waktu mekar, pembaca juga perlu tempat-tempat yang cocok untuk melihat sakura. Kabar baiknya adalah ada banyak tempat bagi turis untuk didatangi. Lokasinya pun juga cukup beragam dari segi latar. Anda bisa melihat keindahan tanaman ini dari taman atau bahkan kuil. Keadaan ini membuat pengalaman turis saat di sana jadi lebih variatif.
Variasi lokasi bunga sakura Jepang tidak hanya tentang latar tempatnya. Suasana yang ada pun juga berbeda-beda untuk wisatawan rasakan. Ada lokasi dengan suasana ramai yang dipenuhi pengunjung di berbagai sudut. Anda dapat melihat ada banyak keluarga datang ke tempat ini untuk melepas penat bersama-sama. Tapi, ada juga lokasi yang memiliki situasi lebih tenang. Area seperti ini sangat cocok bagi pembaca yang mau menikmati indahnya pemandangan secara perlahan.
Ueno Park, Tokyo
Ueno Park adalah salah satu taman paling ikonik di Tokyo. Fakta ini akan lebih terlihat saat musim semi, di mana kelopak-kelopak berwarna pink ini mulai bermekaran. Latar paling terkenal di Ueno Park sendiri yaitu adanya pohon sakura berdiri di sekeliling jalur pejalan kaki. Fitur inilah penyebab adanya foto-foto ikonik lorong dengan warna merah muda. Di puncak musim semi, banyak orang melakukan wisata hanami. Wisata ini sendiri yaitu tradisi menikmati bunga sambil berkumpul dengan orang-orang terdekat, seperti teman dan keluarga.
Kiyomizu-dera, Kyoto
Kalau pembaca ingin latar sedikit berbeda dari taman di Ueno Park, maka Kiyomizu-dera bisa dipertimbangkan. Tempat ini punya ciri khas menggabungkan indahnya bunga sakura Jepang dengan bangunan kuil tradisional. Kuil ini sendiri sudah berdiri selama ratusan tahun di kota Kyoto. Saat datang ke sana, pendatang bisa melihat kalau tempat ini terletak di lereng bukit. Letaknya ini adalah alasan kenapa Anda bisa melihat pemandangan luas ke objek-objek alam di sekitar Kiyomizu-dera.
Osaka Castle Park, Osaka
Osaka Castle Park juga salah satu tempat yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung. Tempat ini unik karena bisa menawarkan indahnya taman kota yang luas dan megahnya kastil di satu lokasi sekaligus. Hal ini bisa terjadi karena bangunan ini memang dulunya punya fungsi sebagai kastil. Saat memasuki zaman modern, tempat ini diganti fungsinya menjadi taman kota yang semua orang bisa datangi.
Goryokaku Park, Hokkaido
Mirip dengan Osaka Castle Park, Goryokaku Park juga awalnya berfungsi sebagai kastil. Sekarang, tempat ini sudah berganti fungsi menjadi taman yang penuh dengan bunga sakura Jepang. Bentuk taman ini sendiri sangat unik. Jika dilihat dari atas, bentuknya terlihat sangat mirip dengan bintang. Banyak orang menikmati waktu mereka di sini dengan berjalan santai menyusuri jalur taman.
Meguro River, Tokyo
Satu lagi tempat paling unik untuk melihat indahnya bunga sakura Jepang di Tokyo yaitu Meguro River. Tempat ini memberi kesempatan untuk berkunjung ke lokasi selain taman dan kastil. Turis bisa melihat pohon sakura tumbuh di sepanjang tepi sungai ini. Saat difoto, tumbuhan tersebut memberi kesan membentuk kanopi alami di atas aliran air sungai. Hal ini dibuat semakin menarik dengan banyaknya kafe untuk dinikmati di sekitar Meguro River.
Opsi transportasi saat berkeliling di Jepang
Banyak turis lupa kalau memilih transportasi yang tepat juga tidak kalah penting. Alasannya adalah agar pengalaman jalan-jalan Anda bukan cuma nyaman. Tapi, wisatawan juga bisa melakukannya dengan efisien. Kabar baiknya adalah sistem transportasi di Jepang sendiri sudah sangat baik. Bahkan, mereka dikenal sangat tepat waktu dan memiliki sistem yang rapi. Semua hal tersebut membuat Anda jadi lebih mudah berpindah tempat.
Pembaca mungkin berpikir kalau transportasi cuma berguna untuk berpindah tempat saat mau melihat bunga sakura Jepang. Padahal, waktu yang dihabiskan di jalan bisa menjadi pengalaman perjalanan juga. Salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan yaitu Anda bisa melihat banyak pemandangan saat berpindah dari kota ke kota. Ada suasana kota sampai desa-desa yang lebih tenang. Variasi pemandangan ini membuat perjalanan semakin menarik.
Kereta Shinkansen
Shinkansen, atau juga orang sering sebut bullet train adalah salah satu opsi transportasi paling terkenal di Jepang. Banyak turis mengandalkan kereta cepat ini sebagai opsi utama untuk berpindah kota. Layanan bullet train ini sendiri mengubungkan beberapa kota besar, seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka. Keunggulannya tentu ada di waktu tempuh yang sangat cepat. Sebagai contoh, perjalanan dari Tokyo ke Kyoto hanya memakan waktu sekitar 2 jam. Meski begitu, Anda perlu ingat kalau harga tiket Shinkansen sendiri lebih mahal dari opsi transportasi lain.
Kereta lokal atau metro
Kereta lokal dan metro adalah andalan semua orang untuk berpindah tempat di dalam kota saat melihat-lihat bunga sakura Jepang. Wisatawan bisa melihat kalau layanan kereta lokal punya jaringan sangat luas. Hal ini membuatnya bisa menjadi penghubung banyak distrik dan tempat penting. Beberapa contohnya yaitu mall, tempat wisata, sampai juga area perumahan. Waktu tempuh dari satu stasiun ke stasiun lain juga sangat singkat, hanya 5 sampai 10 menit. Tapi, kereta lokal dan metro akan sangat padat di jam-jam tertentu. Anda harus siap untuk berdesak-desakan saat ini terjadi.
Bus wisata dan bus lokal
Bus wisata atau bus lokal jadi opsi lain yang layak untuk dipertimbangkan. Turis bisa dengan mudah berpindah tempat tanpa berganti jalur seperti di kereta lokal atau metro. Bus sendiri sangat ideal jika pembaca mau bepergian dengan jarak sangat pendek. Hal ini bahkan dibuat lebih praktis karena bus biasanya bisa mencapai ke area-area yang tidak dijangkau kereta. Titik lemah dari opsi transportasi ini yaitu jadwalnya tidak sesering kereta. Jadi, Anda harus mengecek jadwal berangkat secara rutin agar jadwal liburan tidak terganggu.
Menyewa sepeda
Naik sepeda jadi salah satu pilihan paling unik jika ingin menikmati bunga sakura Jepang. Opsi ini menjadi semakin menarik bagi orang yang ingin melihat suasana kota dengan lambat. Kabar baiknya, ada banyak layanan sewa sepeda di banyak kota. Lokasinya biasanya ada di dekat stasiun kereta atau tempat wisata. Namun, Anda perlu ingat bahwa tidak semua tempat wisata memiliki jalur sepeda yang luas. Hal ini bisa membuat pengalaman naik sepeda kurang nyaman, apalagi kalau tiba-tiba hujan turun.
Pilihan tempat penginapan bagi wisatawan
Bukan cuma tempat wisata dan transportasi, penginapan juga tidak boleh untuk Anda abaikan. Bahkan, ini jadi faktor paling penting agar perjalanan melihat bunga sakura Jepang bebas hambatan. Perlu diketahui kalau Jepang sendiri akan didatangi banyak turis saat musim semi dimulai. Jadi, pembaca sudah perlu tahu dari jauh-jauh hari tipe akomodasi apa yang ingin dicari.
Satu hal lagi yang perlu diingat yaitu akomodasi juga punya ciri khas berbeda-beda. Ada yang punya fasilitas modern, yang membuat pengunjung merasa lebih nyaman. Tapi, ada juga yang menawarkan pengalaman budaya lebih tradisional. Semua hal itu jadi faktor-faktor tambahan untuk membuat liburan semakin seru, selain melihat bunga sakura Jepang. Agar membuat pilihan yang tepat, pastikan untuk membaca bagian ini dengan hati-hati.
Hotel modern
Hotel modern adalah pilihan terbaik bagi pendatang yang mau menikmati fasilitas lengkap. Anda bisa mendapatkan kamar ber-AC, cleaning service harian, dan masih banyak lagi. Menginap di sini dibuat makin nyaman dengan meja resepsionis yang selalu siap membantu. Semua fasilitas ini tentu tidak bisa didapatkan dengan harga yang rendah. Jadi, pembaca harus siap mengeluarkan uang lebih banyak untuk menginap di tempat ini.
Ryokan (Penginapan tradisional Jepang)
Kalau ingin pengalaman melihat bunga sakura Jepang yang lebih unik, maka ryokan sangat cocok menjadi tempat menginap Anda. Tempat ini sendiri adalah jenis penginapan tradisional. Hal tersebut dibuat semakin nyata dengan bangunan ryokan yang memiliki ciri arsitektur zaman dulu. Tapi, perlu diketahui kalau harga menginap di ryokan kadang bisa lebih mahal dari penginapan tipe standar.
Guesthouse atau hostel
Guesthouse dan hostel menjadi pilihan paling populer untuk backpacker atau solo traveller. Ini terjadi karena mereka ingin menghemat biaya selama jalan-jalan melihat bunga sakura Jepang. Keunggulan ini juga cocok bagi semua orang yang ingin membatasi anggaran untuk tempat menginap. Perlu diingat kalau sebagian besar fasilitas seperti dapur dan kamar mandi dipakai bersama-sama. Jadi, Anda perlu membaginya dengan orang lain di guesthouse atau hostel.
Tips fotografi saat melihat bunga sakura Jepang
Melihat indahnya bunga ini memang jadi keinginan banyak orang. Agar lebih maksimal, wisatawan juga perlu tahu bagaimana cara mengambil gambar yang benar. Ini sangat berguna agar pembaca tidak pulang dengan rasa kecewa. Di banyak kasus, wisatawan biasanya memiliki rasa sesal karena tidak mengambil foto dengan lebih baik. Maka itu, pastikan untuk mengaplikasikan beberapa tips fotografi yang ada di bagian ini:
- Memotret bunga sakura Jepang di pagi atau sore hari untuk cahaya yang lembut
- Menggunakan ranting pohon sebagai latar
- Mengambil foto dari sudut bawah agar kanopi sakura terlihat lebih jelas
- Berkunjung pada malam hari agar suasana menjadi lebih unik
Lihat langsung indahnya bunga sakura di Jepang bersama Sentosa Wisata
Setelah membaca artikel sampai titik ini, bisa dilihat kalau melihat bunga sakura Jepang adalah salah satu liburan terbaik untuk dimiliki. Anda bisa melihat indahnya warna merah muda tanaman ini dengan latar-latar yang menarik. Tapi, wisatawan perlu tahu akomodasi dan transportasi yang tepat agar waktu berkunjung lebih efektif. Kalau pembaca tidak mau memusingkan semua hal ini, maka sudah ada solusinya.
Sekarang, Anda sudah bisa menikmati indahnya bunga sakura langsung di Jepang tanpa ribet bersama Sentosa Wisata. Pelanggan tidak perlu pusing mengurus tiket pesawat, hotel, dan lain-lain. Semua itu sudah termasuk ke dalam paket tur di Sentosa Wisata. Lebih baiknya lagi, Anda juga bisa datang ke tempat-tempat menarik lain seperti Gunung Fuji dan desa tradisional Shirakawago. Jadi, tidak usah ragu lagi dan kunjungi website untuk melakukan pemesanan paket tur sekarang!


