-
11 Maret 2026 2:39 pm

Berlibur ke Korsel: Destinasi Pilihan, Tips Visa dan Transportasi Lokal

Berlibur ke Korsel: Destinasi Pilihan, Tips Visa dan Transportasi Lokal
Anda penyuka drama Korsel? Atau ingin sekali seumur hidup melihat konser idol band BTS dan Blackpink? Tidak terbantahkan pamor Negeri Ginseng sebagai destinasi wisata semakin meledak berkat dua vocal group tersebut. Tentunya, masih banyak penyanyi dan artis lokal yang menambah pesona Korea Selatan di mata turis di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Jika Anda penasaran mengapa Korsel kian ramai turis, jawabannya tidaklah singkat. Pemerintah setempat sudah mencanangkan promosi pariwisatanya sejak akhir 1990 an melalui gelombang budaya Korea atau Hallyu. Contoh awal kesuksesan strategi ini adalah popularitas drama Korea berjudul Winter Sonata. Saking terkenalnya, hingga sekarang pulau Nami sebagai lokasi syutingnya masih menjadi magnet pariwisata yang kuat.

Mungkin Anda termasuk salah satu yang menjadikan pulau Nami sebagai daftar wajib kunjungan jika ingin melancong ke Korea Selatan. Fenomena Gangnam Style oleh Psy membuka keran turis yang semakin tidak terbendung sejak 2010 an hingga saat ini. Promosi gencar-gencaran diprediksi akan mendatangkan lebih banyak pengunjung tahun ini. Apabila Anda termasuk salah satu yang ingin berlibur ke sana, yuk temukan destinasi favorit dan panduan penting lainnya di sini!

Korsel terkenal karena apa?

Korsel terkenal karena K-Pop, drama, film, kuliner, dan budaya tradisionalnya. Karenanya, turis tidak akan pernah kehabisan ide untuk menjelajahi negara tersebut. Pada satu kunjungan mereka akan menonton konser idola K-Pop kesayangan lalu di kunjungan berikutnya mereka bisa ke lokasi syuting drakor favorit. Setiap destinasi menawarkan pengalaman liburan yang berbeda tergantung preferensi Anda sebagai turis.

Begitu beragamnya destinasi di sana merupakan hasil desain dan kerja keras dari Organisasi Pariwisata Korea, semacam kementerian turisme lokal. Kantor ini secara aktif mempromosikan budaya, makanan, dan tentunya tujuan liburan ke seluruh dunia. Artis lokal, seperti BTS, bahkan pernah menjadi duta pariwisata pada 2017. Ada banyak sekali destinasi menarik di negara ini, berikut di antaranya:

Kawasan Gangnam

Pencinta K-Pop tidak boleh melewatkan area ini. Disebut sebagai pusatnya industri K-Pop di Korsel, Anda bisa mampir ke kantor agensi besar yang berada di balik kesuksesan idola favorit Anda. Contohnya adalah SM Entertainment, tempat bernaungnya EXO dan Red Velvet. Ada pula kantor YG Entertainment yang menangani Blackpink. Usai berkeliling ke kantor tersebut, jangan lupa akhiri dengan berfoto di patung yang pernah viral karena fenomena Gangnam Style.

Pulau Nami

Seperti yang sudah disinggung di atas, Pulau Nami mulai dikenal orang di seluruh dunia berkat popularitas drakor Winter Sonata. Lokasinya relatif dekat dengan Seoul, ibukota Korsel. Anda bisa memilih berbagai moda transportasi sesuai durasi liburan dan anggaran. Biasanya, di sini turis akan berfoto dengan latar patung dua tokoh utama dalam serial tersebut. Selain itu, jangan lewatkan berfoto dengan latar berupa deretan pohon metasequoia yang romantis.

Istana Gyeongbokgung

Penggemar drama dan film Korsel pasti sudah sering melihat istana ini. Bangunan bersejarah ini memang menjadi andalan lokasi syuting untuk drama sejarah atau sageuk. Contohnya adalah serial Moon Embracing the Sun dan Kingdom. Sebelum menjadi destinasi liburan seperti sekarang, istana ini menjadi pusat pemerintahan Dinasti Joseon antara 1392 dan 1897. Sesampainya di sini, wajib hukumnya Anda menyewa lalu berfoto memakai hanbok, pakaian tradisional setempat.

Pulau Jeju, Korsel

Pulau Jeju juga tidak sering menjadi langganan syuting drama dan film selain Pulau Nami. Our Blues dan Boys Before Flowers adalah dua contoh judul serial yang pernah melakoni adegan penting di sini. Anda bisa melakukan semacam napak tilas dua judul tersebut. Ini akan menjadi pengalaman liburan yang spesial. Selain itu, Anda bisa ke Seongsan Ilchulbong atau kawah kerucut tuf vulkanik. Dari titik ini, Anda bisa menyaksikan sunrise yang sangat ikonik bagi.

Pantai Haeundae

Jika Anda memilih kota Busan di Korsel, pantai ini tidak boleh dilewatkan. Banyak pelancong yang terpesona dengan pasir putih dan aneka festival budaya. Sebagai contoh, Anda bisa menikmati Busan Sea Festival yang ramai dengan acara musik dan kegiatan berbasis air, seperti selancar. Lokasinya mudah dijangkau dari pusat kota Busan dan mempunyai fasilitas lengkap, seperti ruang ganti dan pancuran.

Tiga wisata heritage Korsel yang patut dicoba

Ingin melihat sisi tradisional Negeri Ginseng yang unik? Anda bisa membuat itinerary yang memasukkan festival budaya tertentu. Hal ini tentunya akan memberikan cerita liburan yang berbeda dari sebelumnya. Begitu pulang ke Tanah Air, Anda bisa berbagi narasi indah dan otentik tentang kejayaan negeri ini di masa lalu. Ide lainnya adalah mengunjungi kawasan bersejarah yang begitu dipelihara sebagai destinasi unggulan.

Mampir ke istana megah kerajaan atau desa bersejarah akan memberikan pelajaran berharga tentang budaya dan tradisi penduduk Korsel yang turut membentuk negeri tersebut semodern sekarang. Sebagai orang luar, Anda bisa belajar banyak hal, seperti misalnya kesesuaiannya dengan nilai budaya di Indonesia. Nah, penasaran kegiatan budaya atau seni dan dimana lokasinya? Berikut daftarnya!

Menelusuri gang hanok di desa Bukchon Hanok

Siapa sangka di tengah Seoul Anda bisa menemukan desa tradisional yang sudah eksis sejak ratusan tahun yang lalu. Yap, namanya adalah desa Bukchon Hanok. Saat berada di sini, Anda bisa berjalan-jalan menyusuri gang demi gang dengan rumah kuno Korsel kuno (Hanok) di kanan dan kiri jalan. Pengalaman ini akan lebih maksimal jika Anda berfoto menggunakan hanbok. Lalu, akhiri kunjungan dengan mencicipi teh tradisional, seperti omija-cha atau teh lima rasa, di rumah teh lokal.

Menonton tarian topeng tradisional

Selain desa Bukchon Hanok, Korsel masih mempunyai desa yang begitu historis, yakni desa Andong Hahoe. Menariknya, di sini penduduk masih melestarikan Festival Tarian Topeng Andong, yang dihelat setiap bulan September atau awal Oktober. Tarian topeng setempat sudah berumur 600 an tahun. Masyarakat menggunakan seni topeng ini sebagai medium kritik sosial dengan cara humor. Jika ingin menikmati festival ini, Anda harus mengecek situs festival untuk mengecek harga tiket untuk beberapa atraksi dan jadwal pertunjukannya.

Meresapi ajaran Buddha di Bulguksa, Korsel

Bulguksa bukan sekadar kuil Buddha biasa di kota Gyeongju. Ia sudah ada sejak abad ke-8. Berada di sini, Anda dapat mempelajari peran Buddha, khususnya aliran Jogye, pada masa pemerintahan Dinasti Silla. Selain itu, arsitektur tradisional Korea yang rumit bisa Anda amati melalui bangunan dan gerbangnya. Mengunjungi pagoda batu, seperti Dabotap dan Seokgatap, menjadi aktivitas wajib selama di Bulguksa. Tidak jauh dari kuil ini, Anda bisa mendatangi Seokguram Grotto, patung Buddha raksasa yang masuk ke dalam Situs Warisan Dunia UNESCO.

1 kali makan di Korea berapa?

Sekali makan di Korsel per orang bisa mulai dari Rp 11 hingga Rp 440 ribuan. Rentang harga yang begitu luas ini bergantung dengan lokasi Anda makan dan menu yang dipilih. Harga Rp 11 ribu hingga Rp 50 ribu biasanya untuk harga snack di pinggir jalan. Contohnya adalah hotteok atau pancake manis, odeng kimbap, dan tteokbokki.

Adapun harga semahal Rp 200 hingga Rp 440 ribuan per orang berlaku untuk menu di restoran kelas menengah atau di kawasan wisata. Selain destinasi menarik di atas, saat ini kuliner Korea semakin terkenal di luar negeri, termasuk di Indonesia. Tidak heran Anda harus mencicipi menu-menu berikut di negara aslinya saat berada di sana:
  • Kimchi: Makanan khas Korsel yang sudah difermentasikan dan terdiri dari kubis atau lobak.
  • Bibimbap: Berupa nasi campur yang mengandung sayuran, telur, dan saus gochujang.
  • Bulgogi: Hidangan kaya akan protein melalui sajian daging sapi manis yang dipanggang di atas pemanggangan.
  • Tteokbokki: Populer sebagai salah satu street food yang sebenarnya merupakan kue beras kenyal dengan balutan saus pedas manis.
  • Haemul Pajeon: Pancake lokal yang gurih dengan isian berupa seafood dan bertabur daun bawang.
  • Andong Jjimdak: Menu ini berisikan ayam rebus dan sayuran dengan tambahan saus manis pedas khas daerah Andong.

Rekomendasi saldo untuk berlibur ke Korsel

Mempunyai saldo tabungan yang cukup merupakan salah satu syarat terkabulnya permohonan visa kunjungan Anda. Bank dan imigrasi setempat menyarankan US$ 50 hingga $100 per hari per orang. Artinya, jika berlibur selama 5-7 hari, Anda perlu mempunyai saldo antara US$ 250 hingga $700 (sekitar Rp 4 hingga Rp 11 jutaan) di rekening.

Anda tidak perlu membawa jumlah tersebut dalam bentuk uang tunai. Jumlah tersebut bisa membantu meyakinkan pemerintah Korsel bahwa Anda bisa mencukupi kebutuhan pribadi selama berwisata di sana. Selalu pastikan kalau Anda selalu membawa bukti-bukti yang diperlukan sebelum berlibur. Berikut bukti yang bisa Anda lampirkan terkait saldo minimal di bank ketika mengajukan permohonan visa:1. Statement rekening bank dalam tiga hingga enam bulan terakhir.2. Kartu kredit internasional yang masih aktif.3. Slip gaji atau bukti keterangan penghasilan.4. Tabungan deposito atau investasi sebagai bukti tambahan.

Empat alasan umum visa ditolak

Bagian visa memang bisa membuat Anda deg-deg an sebab terdapat kemungkinan permohonan ditolak. Faktor penyebab penolakan bisa bermacam-macam, mulai dari keuangan hingga kelengkapan dokumen. Saldo yang kurang cukup bisa membuat imigrasi Korsel menolak keinginan Anda. Dalam hal ini, pemerintah lokal menilai Anda kemungkinan tidak sanggup memenuhi kebutuhan wajib, seperti makan dan minum, selama berlibur.

Mereka khawatir Anda malah membebani negara atau justru menjadi tenaga kerja ilegal. Karenanya, Anda perlu mempersiapkan sebaik mungkin. Tujuannya adalah agar kemungkinan Anda ditolak kecil atau bahkan langsung lolos saat itu juga. Dengan begitu, berlibur ke Korea Selatan akan menjadi pengalaman wisata yang menyenangkan. Berikut alasan umum penolakan visa untuk ke Korea:
  • Dokumen tidak lengkap atau tidak valid: Dokumen di sini bisa berupa formulir aplikasi, paspor yang sudah kadaluarsa, foto, hingga bukti booking yang tidak jelas.
  • Tujuan kunjungan ke Korsel yang tidak jelas: Itinerary liburan tidak sesuai dengan durasi berlibur atau tidak bisa menunjukkan bukti tiket pulang-pergi.
  • Rekam jejak perjalanan yang buruk: Bisa jadi Anda pernah ditolak sebelumnya atau pernah menyalahgunakan visa ke Korea atau ke negeri lainnya.

Panduan praktis menggunakan transportasi lokal

Korsel begitu maksimal dalam mempersiapkan infrastruktur dan fasilitas transportasi. Sebagai turis, Anda akan mudah mengakses berbagai moda transportasi, yang menghubungkan antar destinasi liburan favorit. Karenanya, Anda tidak perlu bingung jika ingin menjelajahi lokasi yang lumayan jauh dari pusat kota. Contohnya adalah Anda bisa memesan tiket kereta ITX dan Mugunghwa untuk perjalanan antar kota.

Tentunya, memilih moda transportasi bergantung pada anggaran liburan Anda sendiri. Dalam hal ini, kereta cepat (KTX) adalah yang paling mahal. Sebagai gambaran, Anda harus merogoh kocek mulai dari Rp 550 hingga Rp 600 ribu untuk rute Seoul-Busan. Pilihan kereta cepat pastinya akan lebih efisien dalam berwisata. Berikut tips praktis terkait transportasi yang bisa Anda praktekkan di sama:

1. Gunakan bus kota atau subway jika ingin menghemat ongkos dan bepergian di kota padat penduduk, seperti Seoul dan Busan.
2. Pakailah T-money card untuk mempercepat pembayaran tiket bus, subway dan sebagian taksi di kota terbesar di Korsel.
3. Agar lebih efisien secara waktu, pesanlah tiket KTX atau bus ekspres antar kota terlebih dahulu sebelum berangkat.
4. Unduh aplikasi KakaoMap atau Naver Map untuk mendapatkan panduan rute, jadwal bus, hingga tarif sewa taksi.
5. Untuk berpindah ke destinasi dengan jarak menengah, bus antar kota lebih direkomendasikan. Contoh tujuan ini adalah antara Seoul ke Gyeongju.
6. Taksi menjadi pilihan ideal untuk menjangkau lokasi wisata yang sulit diraih memakai kendaraan umum atau jarak pendek. Tarifnya sendiri memakai argo dasar yakni sekitar Rp 42 ribu lalu bertambah sekitar Rp 11 ribu per kilometernya.

Jelajahi Negeri Ginseng sepuasnya bersama Sentosa Wisata!

Berencana berlibur ke Korea tahun ini? Yuk bergabung dengan tur Korsel bersama Sentosa Wisata! Kami telah mempersiapkan banyak program liburan dengan destinasi yang unik dan indah. Dengan agen kami, Anda tidak perlu pusing memikirkan transportasi lokal sebab harga yang dibayar sudah mencakup itu semua. Kami juga akan membantu mengurus visa berlibur, baik individual atau kelompok.

Tim kami sudah berpengalaman mengantarkan klien kami berkeliling dunia untuk berbagai destinasi. Tour guide kami mempunyai wawasan luas sehingga setiap lokasi wisata akan bertabur cerita lengkap yang bisa jadi tidak bisa Anda temukan di Internet. Jika ada kendala selama di perjalanan, pemandu kami akan siap membantu. Jadi, tunggu apalagi? Amankan kursi Anda sekarang juga!
Blog Post Lainnya
Alamat
Ged. One Pacific Place Lt. 15 SCBD JAKSEL
021-25502426
+6281297806480
+6282211113467
Social Media
@2026 Sentosa Wisata Inc.