-
2 Januari 2026 7:35 pm

Sapa, Vietnam: Wisata Pegunungan yang Wajib Dikunjungi

Sapa, Vietnam: Wisata Pegunungan yang Wajib Dikunjungi
Untuk banyak orang, perjalanan wisata tidak hanya tentang berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Wisatawan biasanya ingin mendapatkan pengalaman baru yang berbeda dari kehidupan sehari-hari. Beberapa orang mengalami fase dimana mengunjungi destinasi pantai atau kota besar tidak lagi terasa memuaskan. Keadaan ini membuat traveller mulai tertarik ke wisata pegunungan seperti kota Sapa di Vietnam yang memberikan nuansa keindahan alam yang tenang.
Jika anda berencana untuk mengunjungi Vietnam, kota ini adalah salah satu tempat yang wajib dikunjungi. Anda akan merasakan wisata pegunungan yang tidak akan dilupakan. Maka dari itu, artikel ini akan memberikan penjelasan yang lengkap bagi wisatawan agar pengalaman liburannya menyenangkan. Beberapa topik yang akan dibahas mulai dari aktivitas-aktivitas yang turis sering lakukan hingga cara menjangkau kota ini. Yuk, baca lebih lanjut!

Dimana letak kota Sapa?


Kota Sapa terletak di wilayah utara Vietnam, di dalam provinsi Lao Cai. Letak kota ini relatif agak jauh dari kota-kota besar lainnya, membuat kawasan ini memiliki karakter yang unik. Tempatnya dikelilingi oleh jalur perbukitan yang membentuk batas alami dari wilayah sekitar. Hal ini juga memiliki pengaruh besar terhadap kemudahan akses, pola kehidupan masyarakat, hingga cara kawasan ini berkembang menjadi tempat wisata.
Ketika turis hendak menjelajahi Vietnam, mereka sering melihat kota ini memiliki julukan “Land of Mist”. Julukan tersebut tentunya diberikan bukan tanpa alasan. Ini karena kabut menjadi pemandangan sehari-hari ketika anda berkunjung ke daerah ini. Oleh karena itu, wisatawan akan merasakan nuansa alam yang sangat asri selama beraktivitas. Hal tersebut membuat perjalanan menjadi sangat seru.
Dari sisi sejarah, Sapa mengalami perubahan yang sangat signifikan dari waktu ke waktu. Awalnya kota ini hanya dikenal sebagai kawasan peristirahatan saja. Biasanya orang-orang menjadikannya tempat bersinggah sebelum melanjutkan perjalanan ke kota-kota lain yang lebih besar. Akan tetapi, wilayah ini perlahan berkembang menjadi destinasi pariwisata yang menarik perhatian turis lokal dan internasional. Satu hal yang membuatnya lebih menarik lagi yaitu aspek budaya lokalnya tidak terhapus meski telah menjadi tempat wisata populer.

Daya tarik dan aktivitas wisata alam yang harus dilakukan


Sapa dikenal sebagai salah satu kawasan pegunungan yang memiliki berbagai spot wisata yang saling terhubung. Lokasi-lokasinya berada dalam jarak saling berdekatan, membentuk satu rangkaian perjalanan panjang bagi wisatawan. Kondisi ini akan membuat anda lebih mudah ketika hendak merencanakan liburan, baik ketika solo travelling atau bersama keluarga. Karena, pengunjung bisa mendatangi beberapa tempat sekaligus tanpa perlu berpindah tempat dalam jarak yang jauh.
Satu keunikan yang dapat pengunjung rasakan yaitu banyaknya variasi aktivitas di wilayah ini. Hal ini membuatnya cocok untuk bermacam-macam tipe wisatawan. Berarti, akan selalu ada destinasi yang cocok bagi anda yang ingin berlibur dengan tempo santai ataupun sebaliknya. Hal tersebut membuat daerah ini menjadi salah satu destinasi wisata yang paling menarik di ASEAN. Berikut beberapa tempat dan aktivitas yang wajib anda kunjungi.

Sawah terasering Mung Hoa yang ikonik


Sawah terasering Mung Hoa adalah salah satu spot wisata paling terkenal di kawasan Sapa. Hamparan sawah ini tersusun bertingkat mengikuti lereng pegunungan sehingga terlihat rapi. Pola ini dilakukan bukan hanya agar terlihat indah dilihat. Masyarakat lokal membuatnya agar bisa memanfaatkan lahan yang terbatas untuk bercocok tanam. Wisatawan biasanya berfoto dari jarak yang agak jauh agar dapat memfoto pemandangan secara menyeluruh.

Gunung Fansipan


Gunung Fansipan terkenal sebagai titik tertinggi di Vietnam dan menjadi tempat yang harus dikunjungi. Puncak gunung ini mudah terlihat dari berbagai sudut wilayah sekitar, membuatnya menjadi penanda arah alami untuk pengunjung. Ketika berkunjung, turis bisa melihat berbagai perbedaan suasana alam di sekitar tempat ini. Anda bisa melihat perubahan jenis suasana yang ada di berbagai ketinggian, mulai dari hutan lebat hingga sungai yang mengalir deras.

Trekking dan hiking


Trekking dan hiking menjadi salah satu aktivitas paling populer yang sering turis lakukan. Mereka biasanya ingin menjalajahi spot alam di Sapa lebih dalam lagi. Jalur-jalur pegunungan yang ada umumnya melewati area-area yang masih aktif digunakan oleh masyarakat setempat. Maka dari itu, anda akan melewati desa kecil, ladang pertanian, dan jalur yang menghubungkan desa sekitar. Pengunjung bisa melihat secara langsung bagaimana kehidupan sehari-hari masyarakat di sekitar wilayah ini.

Berjalan santai di alam terbuka


Berjalan santai di alam terbuka menjadi pilihan cocok untuk menikmati nuansa pegunungan tanpa menempuh medan yang berat. Aktivitas ini biasanya dilakukan dalam area terbuka yang mudah diakses. Beberapa contohnya yaitu seperti jalan setapak di sekitar perbukitan dan tepi lembah. Tempo perjalanan yang lebih lambat membuat turis memiliki waktu lebih banyak untuk mengamati keindahan pemandangan wilayah sekitar. Hal ini membuat liburan terasa menjadi rileks.

Wisata kuliner


Anda akan menyadari bahwa makanan-makanan khas di daerah ini memiliki kaitan erat dengan iklim pegunungan. Mengapa bisa begitu? Karena, suhu gunung yang dingin membuat banyak masakan tersaji dalam bentuk sup hangat. Salah satu hidangan yang harus anda coba adalah Thang Co. Makanan ini berbentuk sup tradisional yang memiliki kandungan daging sapi, sayur, dan kuah kaldu yang dimasak dalam waktu yang lama. Pengunjung juga bisa menikmati hidangan lain seperti ikan salmon dan sturgeon yang direbus secara sederhana. Kedua ikan ini mudah ditemukan karena sering dibudidayakan di perairan sekitar Sapa.

Wisata budaya bagi pengunjung


Selain keindahan alam dan kuliner, Sapa juga memberikan pengalaman budaya yang khas. Aspek kultur ini bisa anda rasakan tidak hanya dari pertunjukan khusus atau atraksi yang dibuah khusus untuk turis. Akan tetapi, dapat juga dilihat dari aktivitas harian masyarakat sekitar. Berbagai contohnya yaitu cara mereka berpakaian, bekerja, dan berinteraksi satu sama lain.
Satu aspek yang perlu diketahui yaitu ada beberapa kelompok etnis di kota ini. Makanya, pengunjung bisa melihat kehidupan sosial yang cukup beragam. Setiap kelompok memiliki kebiasaan, tradisi, dan pola hidup berbeda. Meski memiliki latar belakang yang bisa dibilang cukup beragam, mereka semua hidup secara harmonis. Hal ini membentuk dinamika sosial yang unik ketika anda melakukan kunjungan sebagai pendatang.

Suku etnis di wilayah sekitar


Beberapa kelompok suku yang paling dikenal adalah Hmong, dan Dao. Masing-masing etnis memiliki keunikan tersendiri. Suku Hmong dikenal dengan pola hidup yang dekat dengan pertanian. Maka itu, anda biasa melihat mereka berada di lereng bukit sedang mengelola sawah terasering. Turis juga bisa menemukan etnis Dao di area perbukitan Sapa. Mereka memiliki ciri khas memakai penutup kepala merah yang digunakan oleh perempuan. Keunikan kelompok ini terletak di pengetahuan tradisional tentang tanaman obat yang tumbuh di sekitar rumah mereka.

Desa tradisional


Beberapa desa tradisional di sekitar Sapa memberikan gambaran tentang bagaimana masyarakat menjalani aktivitas sehari-hari. Salah satu yang wajib dikunjungi adalah Desa Cat Cat. Tempat ini memiliki jalur pejalan kaki yang melewati berbagai area seperti rumah penduduk, ladang, dan aliran sungai kecil. Ciri khas dari tempat ini terletak di kerajinan tangannya yang masih aktif dibuat warga sekitar. Sehingga, turis biasa membeli tenunan kain atau aksesoris tradisional sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang.

Berinteraksi dengan warga lokal


Berinteraksi langsung dengan warga lokal menjadi salah satu cara terbaik untuk memahami kehidupan di daerah ini secara menyeluruh. Hal ini paling memungkinkan dengan menginap di homestay milik warga setempat. Homestay yang tersedia biasanya berada di lingkungan desa yang dikelola langsung oleh warga lokal. Sehingga, wisatawan bisa melihat langsung rutinitas mereka secara langsung seperti cara mengatur rumah hingga kebiasaan bekerja di sepanjang hari.

Festival dan tradisi budaya


Festival dan tradisi budaya masyarakat lokal membentuk kehidupan sosial di Sapa. Acara-acara ini biasanya memiliki kaitan dengan beberapa hal seperti siklus pertanian atau peristiwa penting. Contoh acara yang dapat Anda saksikan yaitu festival Tet Nhay yang dirayakan suku Dao. Tradisi ini bertujuan untuk memberikan penghormatan kepada leluhur dan menunjukkan rasa syukur atas kehidupan. Selain itu, Anda juga bisa melihat orang-orang memakai pakaian tradisional dilengkapi dengan tarian yang khas.

Cara menuju Kota Sapa


Perjalanan menuju kota ini merupakan bagian penting dari pengalaman berwisata anda. Lokasinya yang terletak di kawasan perbukitan membuat akses yang ditempuh tidak bisa dilakukan secara cepat. Waktu perjalanan yang panjang memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk secara perlahan meninggalkan suasana kota besar yang penuh dengan kesibukan. Proses ini membantu turis untuk menyesuaikan diri sebelum tiba di lingkungan pegunungan yang tenang.
Jalan menuju Sapa sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis di wilayah sekitar. Jalur perjalanan yang akan ditempuh umumnya melewati daerah perbukitan dan lembah. Maka itu, pengunjung harus membuat perencanaan yang matang jika ingin datang ke daerah ini. Sepanjang perjalanan, anda akan melihat pemandangan yang berubah-ubah, mulai dari perkotaan hingga perdesaan. Keragaman ini membuat liburan menjadi lebih bermakna.

Rute dari Hanoi


Perjalanan dari Hanoi, Vietnam Utara biasanya membutuhkan sekitar 1 hari waktu perjalanan, tergantung dari transportasi yang dipilih. Maka itu, disarankan untuk menyediakan setidaknya satu hari khusus masing-masing untuk perjalanan pulang dan pergi. Salah satu transportasi yang paling umum digunakan adalah kereta api menuju Lao Cai, yang memakan waktu sekitar 8-9 jam. Setelah tiba di Lao Cai, anda masih harus menggunakan mobil atau bus selama 1 jam untuk mencapai pusat kota Sapa.

Akses dari kota-kota di Vietnam selatan


Turis yang berkunjung dari kota Vietnam Selatan seperti Ho Chi Minh harus bersiap menyiapkan waktu lebih lama. Ini dikarenakan waktu perjalanan memakan lebih dari 1 hari.Opsi yang umumnya orang ambil yaitu untuk melakukan penerbangan domestik terlebih dahulu ke Hanoi. Penerbangan ini sendiri memakan waktu 2-3 jam. Setelah itu, anda bisa menggunakan kereta api, mobil, atau shuttle bus selama 5-9 jam untuk sampai di tujuan.

Transportasi lokal di Sapa


Satu hal yang perlu diingat yaitu kebanyakan jalan-jalan di Sapa sempit dan berkelok. Kondisi jalan ini mengakibatkan kendaraan kecil lebih cocok untuk digunakan sehari-hari. Bagi traveller yang menginginkan solusi praktis, maka ada pilihan untuk menyewa motor atau mobil kecil dari penyedia jasa sewa lokal. Akan tetapi, anda tetap disarankan untuk menyewa supir lokal pribadi agar perjalanan dilalui dengan aman. Ada juga opsi untuk menggunakan jasa ojek motor lokal yang cocok untuk perjalanan jarak pendek.

Tips travelling agar liburan lebih maksimal


Berwisata ke Sapa mengharuskan anda untuk memiliki persiapan matang agar bisa menyesuaikan diri dengan iklim dan budaya setempat. Persiapan yang tepat membantu pengunjung untuk bisa sepenuhnya menikmati liburan tanpa mengalami hambatan yang berat. Dengan memahami karakter alam dan masyarakat lokal, anda dapat membuat perjalanan menjadi lebih maksimal. Berikut beberapa tips yang dapat dipertimbangkan ketika hendak ingin berkunjung ke daerah ini.
  • Menyesuaikan pakaian dan perlengkapan dengan kondisi cuaca pegunungan yang dingin.
  • Menjaga kebugaran untuk aktivitas luar ruang seperti trekking dan hiking.
  • Menghormati kebiasaan dan budaya lokal.
  • Tidak membuang sampah sembarangan agar menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
  • Periksa kondisi cuaca sebelum beraktivitas.
  • Bawa bekal makanan dan air minum yang cukup ketika hendak bepergian.
  • Mempersiapkan cash secukupnya untuk membeli berbagai kebutuhan perjalanan.

Jelajahi seru nya berwisata di Vietnam dengan Sentosa Wisata


Sapa, Vietnam menawarkan pengalaman liburan yang menangkap minat banyak wisatawan. Ini terjadi karena selain memberikan wisata alam yang indah, anda juga bisa menikmati aspek budaya yang kental. Akan tetapi, calon pengunjung harus memiliki perencanaan yang matang untuk mendatangi tempat ini. Ini dikarenakan letaknya yang jauh membuat waktu tempuh menjadi lama. Anda disarankan untuk menyediakan satu sampai dua hari khusus untuk perjalanan pulang-pergi.

Jika anda ingin menjelajahi keindahan alam dan budaya di Vietnam termasuk Kota Sapa, Sentosa Wisata adalah penyedia tur perjalanan yang tepat. Dengan berbagai paket travel yang tersedia, pelanggan bisa memilih jenis yang paling sesuai dengan budget mereka. Anda tidak perlu khawatir dengan biaya tambahan, karena semua biaya telah tercantum di halaman website. Anda hanya perlu memilih paket tur yang sesuai dengan keinginan Anda sekarang!
Blog Post Lainnya
Alamat
Ged. One Pacific Place Lt. 15 SCBD JAKSEL
021-25502426
+6281297806480
+6282211113467
Social Media
@2026 Sentosa Wisata Inc.