
Budaya Jepang merupakan salah satu daya tarik negeri Sakura yang sudah lama terkenal di seantero dunia. Perpaduan sejarah kuno, kecanggihan teknologi, dan disiplin warganya membuat negara ini unik dikunjungi. Aspek ini tidak kalah atraktifnya dengan pesona alam di sini, seperti bunga Sakura dan gunung Fuji. Berbicara tentang tradisi, elemen ini kental dengan sejarah dan agama Jepang.
Misalnya, Anda dapat meresapi kombinasi sejarah, kepercayaan, dan adat saat mengunjungi kuil Ise di prefaktur Mie. Kuil Shinto ini dianggap paling sakral dan telah kokoh berdiri sejak abad ke-3 SM. Shinto sendiri adalah kepercayaan asli setempat. Kuil Ise dibangun untuk menghormati Amaterasu Ōmikami, sebagai dewi matahari dan leluhur kaisar Jepang.
Menariknya, budaya Jepang bukan hanya soal tradisi leluhur. Popularitas kultur modern melalui manga dan anime justru paling “mencuri” perhatian dunia. Kreativitas seniman setempat membuat negeri ini menawarkan hiburan yang spesial di tengah maraknya budaya Barat. Jika Anda tertarik mempelajari lebih lanjut mengenai kebudayaan, artikel inilah jawabannya! Yuk, baca terus hingga selesai!
Apa saja budaya Jepang?
Budaya Jepang mencakup tradisi kuno, kebiasaan hidup sehari-hari, nilai hidup, festival, kuliner, pop modern, hingga etika dalam bekerja dan kehidupan sosial. Cakupan yang begitu luas tersebut menggambarkan seperti apa masyarakat Jepang itu sendiri. Hal tersebut pula yang menjadi kesan negara tersebut di mata orang asing. Ambil contoh, masyarakat Jepang kental dengan upacara teh atau Sadō (Chadō).
Mereka memilih teh hijau bubuk (matcha) yang ternyata mengandung filosofi Zen. Di mata rakyat Jepang, upacara ini mengajak penduduk setempat untuk hidup tenang dan harmoni. Berikut contoh budaya Jepang yang sekarang terkenal dan sarat nilai filosofi setempat:
- Wabi-Sabi: Contohnya adalah keramik buatan tangan tidak simetris yang menekankan keindahan dalam ketidaksempurnaan.
- Kintsugi: Bisa dilihat dari cara memperbaiki keramik pecah memakai emas. Ini mengajak warga Jepang tidak menyembunyikan luka sejarah.
- Ikebana: Seni merangkai bunga yang menekankan keseimbangan manusia, alam, dan langit.
Budaya dasar Jepang yang unik dan kolektif
Jika Anda pernah berkunjung ke Jepang, pasti Anda akan terkagum dengan budaya disiplin di sana. Warga setempat sangat sigap untuk antri di tempat umum. Selain itu, mereka juga sangat disiplin, terutama dalam bekerja. Inilah contoh nyata penerapan budaya Jepang paling dasar. Sikap tersebut sudah turun-temurun berlaku di negara tersebut.
Sikap positif tersebut dipengaruhi oleh ajaran Konfusianisme. Adalah Kong Fuzi (Konfusius) yang mengembangkan ajaran ini di Tiongkok sekitar abad ke-5 SM. Ajarannya meluas hingga Jepang lalu direalisasikan ke dalam sistem moral dan tata sosial. Berikut detail adat dasar selengkapnya!
Harmoni sosial (Wa)
Prinsip dasar ini mengajak warga setempat untuk lebih memprioritaskan kepentingan umum daripada ambisi pribadi. Salah satu budaya Jepang ini menggambarkan betapa negara ini berupaya keras menjaga harmoni hubungan sosial. Dengan ikatan sosial yang erat, potensi konflik di masyarakat akan teredam. Kedamaian dan kerukunan pun akan lebih mudah tercipta.
Tata krama
Penduduk Jepang sangat menjaga tata krama. Mereka sering membungkuk ke orang asing sebagai tanda hormat. Selain itu, kata-kata seperti sumimasen yang berarti maaf dan permisi sering akan Anda dengar jika berada di Jepang. Contoh lainnya adalah kata arigato gozaimasu yang berarti terima kasih. Sudah menjadi budaya yang mendarah daging bagi mereka untuk bersikap sopan ke orang lain.
Tradisi kuno
Budaya Jepang yang mendasar masih lestari sampai sekarang, bahkan tenar hingga di luar negeri. Contohnya adalah kimono yang merupakan pakaian tradisional wanita Jepang. Ternyata, kimono bukan sekadar pakaian melainkan sarat simbol kesederhanaan dan keindahan yang halus. Ini contoh lainnya:
- Matsuri: Festival rakyat yang biasanya untuk menghormati dewa dan roh leluhur.
- Origami: Seni melipat kertas yang sarat dengan nilai ketelitian dan kesabaran.
- Shodou: Seni kaligrafi dengan tinta dan kuas yang mengajarkan cara mengekspresikan diri secara tekun dan sabar.
Hierarki
Hierarki merupakan salah satu budaya Jepang mendasar yang tetap kuat sampai sekarang. Struktur sosial ini tidak hanya berlaku di keluarga tetapi juga di aspek sosial lainnya, seperti tempat kerja dan sekolah. Pada prinsipnya, warga Jepang menekankan urutan dan posisi dalam relasi sosial. Orang yang lebih muda wajib menghormati yang lebih tua. Jika di dalam lokasi kerja, pegawai baru harus menaati staf yang lebih senior.
Kebiasaan sehari-hari
Banyak contoh perbuatan sehari-hari warga Jepang yang bukan sekadar ritual tanpa makna. Misalnya adalah Hara Hachibu atau “Perut Delapan Bagian Penuh”. Kebudayaan Jepang ini mengajak untuk makan seperlunya saja sekitar 80% dari kapasitas penuh. Tujuannya adalah menjaga kesehatan sebab perut yang terlalu kenyang justru rentan terhadap berbagai penyakit, seperti obesitas. Selain itu, hara hachibu mengajarkan pengendalian diri.
Budaya populer Jepang apa saja?
Budaya populer Jepang meliputi anime, manga, musik, video game, fashion, cosplay, kuliner, dan teknologi. Jauh sebelum Korean Wave ramai, wabah J-pop sudah lebih dahulu eksis. Budaya populer Jepang dikenal berkat kecanggihan teknologi Internet. Akar budaya populer Jepang mulai berkembang sejak awal abad ke-20 dan mengalami pertumbuhan pesat setelah Perang Dunia II. Teater Kabuki dan Bunraku adalah contoh pertunjukan rakyat yang populer sebelum Perang Dunia II.
Shinpa atau contoh teater lainnya serta film perintis mulai populer pada 1910 hingga 1930an. Manga modern pertama kali muncul sekitar awal 1900-an. Sejak saat itu, budaya pop setempat berkembang begitu pesat. Ia berubah menjadi fenomena global, yang mungkin salah satunya Anda sukai. Berikut penjelasannya!
Anime dan manga
Pilar budaya Jepang populer adalah anime dan manga. Sama-sama berfokus pada kreasi visual, keduanya mengandung perbedaan. Manga sendiri berarti gambar atau komik. Anda dapat menikmati narasinya pada gambar di majalah mingguan atau bulanan. Sedangkan anime adalah singkatan dari animation. Bentuk hiburan ini memasukkan gerak, suara, hingga efek visual. Bisa jadi anime merupakan adaptasi dari manga.
J-pop
Budaya Jepang di bidang musik ini berbeda dari kebanyakan industri musik pada umumnya. Contohnya adalah adanya grup idola, seperti AKB48 dan Arashi. Mereka bukan hanya bernyanyi melainkan juga melibatkan penggemar secara langsung. Fans diajak untuk voting dalam memilih anggota favorit hingga hadir dalam handshake event atau tatap muka penggemar. Cara ini sukses membangun basis penggemar yang besar di Jepang hingga di luar negeri.
Video game
Produk video game Negeri Matahari Terbit sukses mematahkan dominasi Barat dengan ciri khasnya. Kombinasi kreativitas, mutu, budaya, dan teknologi, menjadikan budaya Jepang ini istimewa. Cek contohnya di bawah ini:
- Narasi kuat: Final Fantasy, The Legend of Zelda.
- Gameplay inovatif: Dragon Quest, Super Mario Bros.
- Karakter ikonik: Pikachu, Link, Sonic.
Fashion
Bentuk kebudayaan Jepang yang populer ini kental dengan ekspresi pribadi yang cukup ekstrem. Pemakaian makeup yang terang dan busana yang di luar kebiasaan justru menjadikan fashion Jepang bentuk kebebasan kreativitas dan seni yang unik. Contoh paling terkenal adalah Harajuku. Sebenarnya Harajuku adalah nama daerah di Jepang yang kemudian menjadi pusat street fashion hingga menjadi istilah tersendiri, bernama Harajuku style.
Cosplay
Penggemar berat anime, manga, atau game mewujudkan kecintaan mereka ke karakter kesayangan melalui cosplay. Bentuk budaya Jepang ini pada prinsipnya adalah seni berpakaian meniru tokoh kesukaan. Bukan sekadar busana, cosplay menggambarkan sifat dan perilaku karakter tersebut. Selain itu, ajang cosplay menjadi wadah bertemunya sesama penggemar sehingga membentuk komunitas tersendiri.
Kuliner
Bagi warga lokal, makan bukan sekadar mengisi perut. Budaya Jepang ini menyeimbangkan urusan rasa, hubungan sosial, hingga estetika. Contohnya adalah sushi dan bento. Dua makanan ini menggambarkan betapa Jepang menghargai estetika dalam makanan. Dengan sajian yang rapi dan cantik, siapa saja akan lebih lahap memakannya.
Teknologi
Nilai dasar dari kebudayaan Jepang tercermin di sektor teknologi dan gadget. Sudah lama negara ini hadir dengan inovasi dalam wujud berbagai produk unik. Fokus mereka bukan hanya teknologi tetapi juga estetika, efisiensi, dan kenyamanan pengguna. Contoh yang paling identik dengan Jepang adalah vending machine. Mesin otomatis ini cocok mendeskripsikan penduduk Jepang yang menjunjung tinggi efisiensi. Anda dapat menemukan berbagai vending machine, mulai dari minuman hingga payung, di sana.
Kyoto, destinasi budaya tradisional
Jika Anda tertarik dengan budaya Jepang yang masih tradisional, Kyoto tujuan yang tepat. Kota ini terletak di wilayah Kansai, sekitar 36 hingga 40 kilometer dari Bandara Internasional Osaka (Itami). Peninggalan bersejarah, taman nasional, hingga budaya tradisional masih terawat dengan baik di sini. Jika Anda dari Jakarta, perjalanan bisa memakan waktu 8 hingga 9 jam.
Pertama-tama, Anda wajib naik pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta lalu mendarat di Bandara Internasional Kansai di Osaka. Dari situ, Anda bisa melanjutkan perjalanan menggunakan kereta JR Haruka Express dengan waktu tempuh sekitar 75 menit. Berikut pesona Kyoto yang wajib Anda nikmati:
- Kuil dan tempat ibadah: Kinkaku-ji (Paviliun Emas), Ginkaku-ji (Paviliun Perak), dan Fushimi Inari Taisha.
- Istana dan bangunan historis: Istana Nijo, Kediaman Kaisar Kyoto.
- Daerah tradisional: Gion (Kawasan geisha dan rumah teh) dan Pontocho.
- Taman: Taman Bambu Arashiyama, Taman Maruyama, dan Vila Kekaisaran Katsura.
- ·Budaya Jepang dan tradisi hidup: Upacara minum teh, penyewaan kimono, dan festival musim, seperti Gion Matsuri di bulan Juli.
Tokyo, pusatnya budaya pop Jepang
Apabila Anda ingin lebih tahu tentang manga atau cosplay, Tokyo lah tempatnya! Kota ini menjadi gudangnya segala hal berbau budaya populer. Bukan hanya manga, Anda bisa melihat langsung inovasi teknologi di sini. Berikut lokasinya secara detail!
- Harajuku: Cosplay, street culture, fashion remaja.
- Akihabara: Anime, manga, gaming.
- Asakusa: kuil Senso-ji dan festival tradisional.
Osaka, melting pot budaya Jepang
Osaka merupakan destinasi liburan yang unik sebab menawarkan daya tarik sejarah, kuliner, dan hiburan modern. Di kota ini, Anda bisa mengunjungi kastil Osaka dan kuil Shitennoji. Kastil Osaka dibangun oleh Toyotomi Hideyoshi pada 1583. Bangunan ini merupakan simbol Osaka sebagai kota penting di Jepang. Sedangkan kuil Shitennoji dibangun oleh Pangeran Shōtoku.
Ia merupakan tokoh penting dalam penyebaran agama Buddha dalam budaya Jepang. Usai berkunjung ke dua bangunan tersebut, Anda dapat mencicipi jajanan takoyaki dan okonomiyaki yang memang khas di Osaka. Perjalanan bisa dilanjutkan ke distrik Namba yang merupakan surganya hiburan modern. Deretan toko bisa ditemukan di sini, seperti di Namba Parks dan Takashimaya Namba.
Kanazawa, distriknya geisha dan samurai
Budaya Jepang lekat dengan geisha dan samurai. Geisha sendiri adalah seniman atau penghibur tradisional Jepang. Distrik Geisha bernama Higashi Chaya yang berdiri sejak 1820. Di dalamnya, turis dapat memasuki rumah teh kayu klasik. Mereka bisa meminum racikan teh tradisional hingga menyaksikan seni pertunjukan tradisional. Agar pengalaman lebih optimal, pelancong dapat menyewa kimono.
Ada pun distrik samurai berada di Nagamachi. Samurai sendiri adalah golongan ksatria yang menjaga tuan tanah mereka yang hidup sekitar abad ke-12 hingga ke-19. Distrik ini berisikan jalanan sempit berbatu dengan beberapa rumah samurai dibuka untuk turis. Anda dapat merasakan atmosfer zaman Edo yang masih kental di sini. Berikut contoh artefak samurai yang bisa Anda lihat sendiri:
- Pedang: Katana, Wakizashi.
- Perlengkapan tempur: Baju zirah (Yoroi), menpo (pelindung wajah), dan helm (Kabuto).
- Barang pribadi: Dokumen, tinta, kuas.
- Interior: Lantai tatami, pintu geser, taman kecil, benda untuk upacara teh.
Jelajahi budaya Jepang aman dan nyaman bersama Sentosa Wisata!
Jadi, manakah yang paling membuat Anda tergiur dengan Negeri Sakura? Apapun tujuan Anda, Sentosa Wisata siap menemani! Sejak 2015, kami telah menangani kebutuhan wisata berbagai klien untuk tujuan yang beragam di seluruh dunia. Kami telah mempersiapkan berbagai pilihan paket wisata budaya Jepang sebab negara ini termasuk favorit klien kami. Dengan harga yang kompetitif, Anda akan memperoleh pengalaman wisata tidak terlupakan.
Seluruh itinerary kami desain dengan matang sehingga Anda akan mendapatkan cerita berkesan di setiap destinasi. Selain itu, kami sudah berpengalaman mengurus dokumen dan segala kebutuhan akomodasi baik individu dan grup. Jadi Anda tidak perlu stres mengurus tiket pesawat atau visa. Jadi, tunggu apalagi? Jepang yang menawan siap menanti Anda bersama kami. Chat kami yuk!


